Langsung ke konten utama

BNPB Dukung Percepatan Penanganan Bencana di Kota Depok


DEPOK- 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan bencana hidrometerologi basah yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) berjalan dengan baik. 


Kepala BNPB dalam hal ini diwakili oleh Deputi Bidang Pecegahan BNPB Prasinta Dewi mengunjungi Markas Komando Pemadam Kebakaran (Makodamkar) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok pada Rabu (5/3). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau aktivasi Posko Penanganan Bencana di wilayah Kota Depok berjalan dengan efektif serta memastikan kesiapan dan koordinasi antar instansi dalam menghadapi potensi bencana.


Prasinta didampingi Wali Kota Depok, Supian Suri serta jajaran Pemerintah Kota Depok melakukan peninjauan ke beberapa titik banjir, termasuk Perumahan Villa Mutiara, Kalimulya, Kecamatan Cilodong dan Jl. Tohir, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, yang sempat terendam banjir pada Selasa (4/3). 


Pemerintah Kota Depok melaporkan bahwa kejadian banjir yang melanda wilayahnya pada Selasa (4/3) berdampak pada 20 titik di tujuh kecamatan. Berdasarkan data yang dihimpun per Rabu (5/3), sebanyak 578 KK atau sekitar 2.286 jiwa terdampak kejadian ini. 


Hasil pantauan visual di lapangan, sebagian besar wilayah terdampak banjir telah surut. Masyarakat bersama PDAM dan Polres Kota Depok tengah melakukan pembersihan rumah dan material pascabanjir. Terdapat dua titik yang masih tergenang air yaitu Kelurahan Tanah Baru, RT 02/07, Kecamatan Beji dan area Pesantren Miftahul Huda, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, RT 04/09, Kecamatan Pancoran Mas.


Selanjutnya, Prasinta bersama rombongan mengunjungi Kantor Kelurahan Beji untuk mengidetifikasi kapasitas kelurahan, berdiskusi terkait program mitigasi bencana pada tingkat kelurahan dan dinamika upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di lapangan. 


Dalam kesempatan tersebut, Prasinta mengatakan bahwa BNPB mendorong Pemerintah Kota Depok untuk membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar respon terhadap potensi maupun kejadian bencana dapat dilakukan dengan lebih terstruktur dan optimal. Dirinya berharap koordinasi dan rekomendasi pembentukan BPBD di Kota Depok dapat memperkuat upaya pencegahan dan melindungi masyarakat dari potensi bencana di masa yang akan datang.


Abdul Muhari, Ph.D.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Lorong Sempit ke Panggung Nasional: Inovasi RT Pro-Lingkungan Dr. Taufiq Supriadi Disorot di Sumedang

Sumedang, 1 November 2025 , Bupati Kepala Daerah Kabupaten Sumedang mengundang secara resmi  Dr. Taufiq Supriadi sebagai  narasumber pada acara  Sharing Session bertajuk "Menjaga Kelestarian Lingkungan dalam rangka mend ukung Asta Cita”  di Gedung Negara kabupaten Sumedang. (1/11/2025). Pemerintah Kabupaten Sumedang mengapresiasi kiprah Dr.  Taufiq Supriadi, Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, yang memantik gerakan warga melalui inovasi lingkungan berbasis ekonomi kerakyatan dan tata kelola digital di tingkat RT. Apresiasi tersebut dinyatakan dalam Sharing Session “Menjaga Kelestarian Lingkungan dalam rangka mendukung Asta Cita”  Pada forum yang dihadiri jajaran kecamatan, kepala desa, serta perwakilan RT/RW se- Kabupaten Sumedang, Dr. Taufiq memaparkan model RT Pro-Lingkungan, diantaranya mengubah saluran air menjadi kolam budidaya Lele bertingkat, memggunakan biopori untuk membuat kompos, serta mengakselerasi transparansi RT melalui...

Kepala KPP Pratama Bandung Bojonegara Belajar dari Lorong Beton Malaka Jaya: Bagaimana RT Bisa Menginspirasi Pencegahan Krisis Planet

Jakarta Timur, Sabtu 13 September 2025 –  Di tengah kesibukan mengurus penerimaan negara, Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Bandung Bojonegara, Dr. Tubagus Oviudin, meluangkan waktu untuk turun langsung ke lorong-lorong padat penduduk RT8 RW4 Malaka Jaya, Jakarta Timur. Beliau hadir didampingi oleh pejabat fungsional pajak Tendi dan Roy, untuk mempelajari bagaimana sebuah RT mampu menjadi ikon nasional pencegahan krisis planet. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bagian dari upaya KPP Pratama Bandung Bojonegara untuk melihat implementasi nyata pengelolaan lingkungan hidup, ketahanan pangan, dan ketahanan ekonomi yang bisa diadaptasi di lingkungan kantor maupun komunitas pajak. “Saya kagum, di lorong beton sempit ini ternyata warga bisa mengubah saluran air, dinding, hingga atap menjadi sumber pangan, energi, dan edukasi. Inovasi seperti ini yang ingin kami pelajari agar semangatnya bisa menular ke instansi pemerintah, termasuk di KPP kami,” ujar Dr. Tubagus Oviudin. Men...

Wisudawan Inspiratif Universitas Terbuka 2025, Dr. Taufiq Supriadi, S.E., S.H., Belajar Sepanjang Hayat, dari RT ke Tiongkok

Dr. Taufiq Supriadi, S.H., bersama Istri dan Ibunda 83 Tahun mendapatkan penghargaan Wisudawan Inspiratif Universitas Terbuka 2025 Pondok Cabe, 28 Oktober 2025 Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan kebanggaan melalui sosok inspiratif Dr. Taufiq Supriadi, dosen bersertifikat nasional berpangkat Lektor (IV/b) dan pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), yang resmi diwisuda sebagai Sarjana Hukum Fakultas Hukum, Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Terbuka pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Momentum itu menjadi simbol bahwa semangat pemuda untuk terus belajar dan bersatu membangun bangsa tidak mengenal usia maupun jabatan. Taufiq Akademisi, Inovator, dan Ketua RT yang Mendunia. Di luar kampus, Dr. Taufiq dikenal sebagai Ketua RT 008 RW 004 Malaka Jaya, Jakarta Timur, yang berinovasi mengubah lingkungan padat penduduk menjadi pusat inovasi hijau dan pemberdayaan ekonomi warga. Ia menggagas Inovasi Pusat Percontohan Pencegah Krisis Planet kolaborasi urb...