Langsung ke konten utama

Wisudawan Inspiratif Universitas Terbuka 2025, Dr. Taufiq Supriadi, S.E., S.H., Belajar Sepanjang Hayat, dari RT ke Tiongkok


Dr. Taufiq Supriadi, S.H., bersama Istri dan Ibunda 83 Tahun mendapatkan penghargaan Wisudawan Inspiratif Universitas Terbuka 2025

Pondok Cabe, 28 Oktober 2025
Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan kebanggaan melalui sosok inspiratif Dr. Taufiq Supriadi, dosen bersertifikat nasional berpangkat Lektor (IV/b) dan pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), yang resmi diwisuda sebagai Sarjana Hukum Fakultas Hukum, Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Terbuka pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Momentum itu menjadi simbol bahwa semangat pemuda untuk terus belajar dan bersatu membangun bangsa tidak mengenal usia maupun jabatan.
Taufiq Akademisi, Inovator, dan Ketua RT yang Mendunia.


Di luar kampus, Dr. Taufiq dikenal sebagai Ketua RT 008 RW 004 Malaka Jaya, Jakarta Timur, yang berinovasi mengubah lingkungan padat penduduk menjadi pusat inovasi hijau dan pemberdayaan ekonomi warga. Ia menggagas Inovasi Pusat Percontohan Pencegah Krisis Planet kolaborasi urban farming, kolam lele U-Ditch, panel surya komunitas, dan sistem digital RTOnline. Inovasi ini membuatnya menerima dua undangan internasional ke Tiongkok (Guangzhou dan Beijing), tampil dalam wawancara CCTV China, serta memperoleh apresiasi dari Duta Besar RI di Beijing. Universitas Terbuka  Gerbang Akses Ilmu untuk Semua.


Rektor Universitas   Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi khusus kepada wisudawan inspiratif ini, sekaligus menegaskan makna historis wisuda yang berlangsung pada Hari Sumpah Pemuda:
  “UT memberi kesempatan bagi siapa pun untuk terus belajar tanpa batas ruang dan waktu. Saya bisa bekerja, mengajar, dan tetap menuntut ilmu
hukum dengan penuh makna,”


“Saya ingin membuktikan bahwa ilmu hukum Universitas Terbuka dapat hadir sampai ke lorong-lorong kecil menegakkan keadilan sosial dan
keberlanjutan lingkungan dari bawah,”
Kami bangga memiliki mahasiswa seperti Dr. Taufiq Supriadi, S.H., yang mampu berbuat untuk bangsa dari tatanan terbawah. Perannya sebagai Mahasiswa UT yang juga Ketua RT serta berinovasi di lingkungan yang ia ciptakan bahkan mendapat apresiasi dari
mancanegara seperti Tiongkok dan Amerika. Tepat di Hari Sumpah Pemuda ini, semangatnya mencerminkan ikrar persatuan dan pengabdian nyata bagi bumi dan Indonesia ".


" Taufiq Supriadi adalah
wujud nyata Open Learning, Open Impact,
tegas Rektor UT.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai UT sebagai kampus yang membuka akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan dari profesional hingga pelaku perubahan
sosial di tingkat akar rumput".


" Suara Dr. Taufiq Supriadi,
Inovasi dari Bawah untuk Negeri
“Saya rasa berpikir kritis dan melahirkan inovasi akan membuat kita menjadi bangsa yang besar.
Dengan pemikiran sederhana memberdayakan lingkungan sekitar hingga menciptakan ekonomi baru di wilayah kita turut membantu pemerintah pusat. Yang paling penting, inovasi berbasis pemberdayaan lingkungan memungkinkan kita mengumpulkan data masyarakat yang real.
Tidak ada segmentasi di lingkungan RT8; semua bersatu dan menambah satu ikrar baru ‘Menjaga Bumi’, melanjutkan semangat Sumpah Pemuda ". Tutup Rektor UT. Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.


Dalam kesempatan ini juga Dr. Taufiq Supriadi SH mengatakan, " Universitas Terbuka, Terbuka untuk Semua, Unggul untuk Dunia. Kami
mengajak rekan-rekan RT lainnya untuk melakukan hal yang sama. Panduannya akan saya bagikan secara gratis, dan saya dengan senang hati menyerahkan data-data tersebut kepada pemerintah pusat agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya”, ujarnya.


Profil Singkat

1. Nama: Dr. Taufiq Supriadi, S.E., S.H., M.T., Ak.
2. Jabatan: Kepala Sekretariat DJPKN I BPK RI; Dosen Tetap STPI (Lektor,
Bersertifikat Dosen Nasional)
3. Prestasi:
-  Penghargaan International Board of Standards 2024 (USA, 2025)
-  Rekor MURI “RT Pertama dengan Kolam Gizi Warga” 2024
- Nominator Kalpataru tingkat Nasional 2024
- Penghargaan Menteri Keuangan :
   “Prestasi Yang Luar Biasa
     baiknya”

- Dua undangan internasional 2025 (CCTV China & KBRI Beijing)

4. Filosofi: “RT adalah miniatur negara. Jika di tingkat RT tertib, mandiri, dan berdaya, maka Indonesia akan jaya”

Saran Klik :  www.rt08rw04malakajaya.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Lorong Sempit ke Panggung Nasional: Inovasi RT Pro-Lingkungan Dr. Taufiq Supriadi Disorot di Sumedang

Sumedang, 1 November 2025 , Bupati Kepala Daerah Kabupaten Sumedang mengundang secara resmi  Dr. Taufiq Supriadi sebagai  narasumber pada acara  Sharing Session bertajuk "Menjaga Kelestarian Lingkungan dalam rangka mend ukung Asta Cita”  di Gedung Negara kabupaten Sumedang. (1/11/2025). Pemerintah Kabupaten Sumedang mengapresiasi kiprah Dr.  Taufiq Supriadi, Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, yang memantik gerakan warga melalui inovasi lingkungan berbasis ekonomi kerakyatan dan tata kelola digital di tingkat RT. Apresiasi tersebut dinyatakan dalam Sharing Session “Menjaga Kelestarian Lingkungan dalam rangka mendukung Asta Cita”  Pada forum yang dihadiri jajaran kecamatan, kepala desa, serta perwakilan RT/RW se- Kabupaten Sumedang, Dr. Taufiq memaparkan model RT Pro-Lingkungan, diantaranya mengubah saluran air menjadi kolam budidaya Lele bertingkat, memggunakan biopori untuk membuat kompos, serta mengakselerasi transparansi RT melalui...

Kepala KPP Pratama Bandung Bojonegara Belajar dari Lorong Beton Malaka Jaya: Bagaimana RT Bisa Menginspirasi Pencegahan Krisis Planet

Jakarta Timur, Sabtu 13 September 2025 –  Di tengah kesibukan mengurus penerimaan negara, Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Bandung Bojonegara, Dr. Tubagus Oviudin, meluangkan waktu untuk turun langsung ke lorong-lorong padat penduduk RT8 RW4 Malaka Jaya, Jakarta Timur. Beliau hadir didampingi oleh pejabat fungsional pajak Tendi dan Roy, untuk mempelajari bagaimana sebuah RT mampu menjadi ikon nasional pencegahan krisis planet. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bagian dari upaya KPP Pratama Bandung Bojonegara untuk melihat implementasi nyata pengelolaan lingkungan hidup, ketahanan pangan, dan ketahanan ekonomi yang bisa diadaptasi di lingkungan kantor maupun komunitas pajak. “Saya kagum, di lorong beton sempit ini ternyata warga bisa mengubah saluran air, dinding, hingga atap menjadi sumber pangan, energi, dan edukasi. Inovasi seperti ini yang ingin kami pelajari agar semangatnya bisa menular ke instansi pemerintah, termasuk di KPP kami,” ujar Dr. Tubagus Oviudin. Men...